Skip to main content
Blog

Apa Itu PageSpeed Insights? Ini Cara Mengeceknya

By Juli 27, 2026No Comments

Loading screen on a laptop, as an illustration for checking website performance with PageSpeed Insights.

Kesimpulan

  • PageSpeed Insights membantu kamu melihat bagaimana pengalaman pengunjung saat mengakses website, apakah halaman sudah dimuat dengan cepat atau masih ada bagian yang perlu diperbaiki. Selain menampilkan skor performa, tool gratis dari Google ini juga memberikan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi website.
  • Dengan rutin mengevaluasi hasil analisisnya, kamu bisa menemukan kendala yang mungkin tidak disadari sebelumnya. Langkah ini tidak hanya membuat website terasa lebih cepat dan nyaman digunakan, tetapi juga membantu menjaga performanya tetap optimal, mendukung strategi SEO, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung seiring perkembangan website.

 

Kecepatan website menjadi salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan, baik untuk pengalaman pengguna maupun optimasi mesin pencari (SEO). Website yang lambat dapat membuat pengunjung meninggalkan halaman sebelum konten terbuka sepenuhnya, bahkan berpotensi menurunkan konversi bisnis.

Untuk membantu pemilik website mengetahui performa situsnya, Google menyediakan alat gratis bernama PageSpeed Insights. Melalui tool ini, kamu bisa mengetahui seberapa cepat website dimuat sekaligus mendapatkan rekomendasi untuk meningkatkan performanya.

Lalu, apa sebenarnya PageSpeed Insights dan bagaimana cara menggunakannya? Simak penjelasan berikut.

Mengenal PageSpeed Insights

PageSpeed Insights (PSI) adalah alat gratis dari Google yang digunakan untuk menganalisis performa sebuah halaman web di perangkat desktop maupun mobile.

Tool ini tidak hanya memberikan skor performa, tetapi juga menampilkan berbagai metrik yang menunjukkan pengalaman pengguna saat mengakses website. Selain itu, PageSpeed Insights memberikan rekomendasi teknis yang dapat membantu meningkatkan kecepatan dan efisiensi website.

Dalam proses analisisnya, PageSpeed Insights menggabungkan dua jenis data, yaitu:

  • Field Data, yaitu data nyata yang berasal dari pengalaman pengguna saat mengakses website melalui Chrome User Experience Report (CrUX).
  • Lab Data, yaitu data hasil simulasi yang dilakukan menggunakan Lighthouse untuk mengidentifikasi potensi masalah performa.

Dengan kombinasi kedua data tersebut, pemilik website dapat mengetahui kondisi website di dunia nyata sekaligus memahami aspek teknis yang perlu diperbaiki.

Metrik yang Ditampilkan PageSpeed Insights

Saat melakukan analisis, PageSpeed Insights menampilkan beberapa metrik penting, antara lain:

1. Largest Contentful Paint (LCP)

LCP mengukur waktu yang dibutuhkan hingga elemen utama pada halaman tampil sepenuhnya. Idealnya, nilai LCP berada di bawah 2,5 detik.

2. Interaction to Next Paint (INP)

INP mengukur seberapa cepat website merespons interaksi pengguna, seperti klik tombol atau mengetik pada formulir. Semakin rendah nilainya, semakin responsif website tersebut.

Baca Juga: Cloud Computing: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

3. Cumulative Layout Shift (CLS)

CLS menunjukkan seberapa stabil tampilan halaman saat dimuat. Nilai CLS yang rendah berarti elemen website tidak berpindah-pindah secara tiba-tiba sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih nyaman.

4. First Contentful Paint (FCP)

FCP mengukur waktu hingga konten pertama muncul di layar pengguna.

5. Time to First Byte (TTFB)

TTFB menunjukkan seberapa cepat server memberikan respons pertama setelah pengguna mengakses website.

Source : https://developers.google.com/speed/docs/insights/v5/about

Berapa Skor PageSpeed Insights yang Bagus?

PageSpeed Insights menggunakan skor antara 0 hingga 100 untuk menunjukkan performa website.

Skor Kategori
90–100 Sangat Baik
50–89 Perlu Peningkatan
0–49 Buruk

Skor 90 ke atas umumnya dianggap sangat baik karena menunjukkan website memiliki performa yang optimal.

Namun, perlu dipahami bahwa skor bukanlah satu-satunya indikator keberhasilan. Yang lebih penting adalah pengalaman pengguna saat mengakses website. Misalnya, website dengan skor 85 tetapi memiliki waktu muat yang cepat dan stabil tetap dapat memberikan pengalaman yang baik.

Cara Menggunakan PageSpeed Insights

Mengecek performa website menggunakan PageSpeed Insights cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya.

1. Buka Website PageSpeed Insights

Masuk ke halaman resmi Google PageSpeed Insights melalui browser.

2. Masukkan URL Website

Ketik alamat halaman website yang ingin dianalisis pada kolom yang tersedia.

Contoh:

  • https://domainkamu.com
  • https://domainkamu.com/artikel

3. Klik “Analyze”

Google akan memulai proses analisis yang biasanya hanya membutuhkan beberapa detik.

Baca Juga: Cara Kerja Teknologi Fiber Optik dan Keunggulannya Tahun 2026

4. Lihat Hasil Analisis

Setelah selesai, PageSpeed Insights akan menampilkan beberapa informasi, seperti:

  • skor performa
  • Core Web Vitals
  • peluang optimasi (Opportunities)
  • hasil diagnosis (Diagnostics)
  • audit yang sudah lolos

5. Terapkan Rekomendasi

Bagian rekomendasi menjadi salah satu fitur paling bermanfaat karena berisi saran teknis untuk meningkatkan kecepatan website, misalnya:

  • mengompresi gambar
  • mengaktifkan cache browser
  • mengurangi ukuran file CSS dan JavaScript
  • menghapus kode yang tidak digunakan
  • meningkatkan waktu respons server

Semakin banyak rekomendasi yang diterapkan, performa website biasanya akan semakin baik.

Source : https://www.semrush.com/blog/google-pagespeed-insights/

Kembangkan Website Tanpa Terkendala Koneksi Internet Biznet Home

Mengelola website membutuhkan koneksi internet yang cepat dan stabil, mulai dari mengunggah konten, melakukan pembaruan sistem, hingga memantau performa melalui berbagai tools seperti PageSpeed Insights.

Biznet Home menghadirkan layanan internet berbasis fiber optic dengan koneksi stabil dan kecepatan tinggi untuk mendukung berbagai aktivitas digital, baik bagi pemilik website, pelaku bisnis online, maupun kreator konten. Dengan koneksi yang andal, proses pengelolaan website menjadi lebih lancar tanpa terganggu koneksi yang lambat atau tidak stabil.

Pilih paket Biznet Home yang sesuai dengan kebutuhanmu agar aktivitas mengembangkan website dan bisnis digital semakin optimal.

FAQ

Q: Cara agar website cepat terindex Google?

A: Pastikan website memiliki sitemap XML, menggunakan struktur yang rapi, konten berkualitas, serta didaftarkan ke Google Search Console. Selain itu, optimalkan kecepatan website agar proses perayapan (crawling) oleh Google menjadi lebih efisien.

Q: Cara mengatasi website yang lemot?

A: Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain mengkompres gambar, mengurangi penggunaan plugin, mengaktifkan caching, menggunakan CDN, serta memilih hosting yang memiliki performa cepat dan stabil.

Q: Mengapa kecepatan website penting?

A: Kecepatan website berpengaruh pada pengalaman pengguna, tingkat konversi, dan SEO. Website yang cepat membuat pengunjung lebih nyaman, mengurangi risiko mereka meninggalkan halaman, serta membantu meningkatkan peluang memperoleh peringkat yang lebih baik di hasil pencarian Google.

Close Menu
  Indonesia (ID)  

  ID (ID)

Live Chat

Online
×